TUDINGAN OKNUM PEJABAT KOTA BANDAR LAMPUNG LSM PEMERAS, MEMBUAT RESAH LSM-LSM DIKOTA BANDAR LAMPUNG

Noperwan AB

Bandar Lampung, 12 Juni 2022, Pena Media.
Masih banyak kita jumpai, pejabat yang alergi dengan LSM. Padahal LSM juga merupakan profesi yang sama dengan profesi lainnya, namun terkadang ada oknum yang membuat citra LSM menjadi tidak Baik.

Berbanding terbalik dengan Diluar negeri LSM Benar-benar menjadi mitra pemerintah, dalam merencanakan sebuah pembangunan. LSM dilibatkan Aktif dalam segala bidang, fungsi kontrol sosial dan fungsi penyeimbang pemerintah dimainkan benar diluar negeri.

Ketika awak media mewawancarai Pembina Forum Lintas Lembaga Peduli Pembangunan, Noperwan AB, dikantornya beliau mengatakan, LSM adalah bagian dari penyelenggaraan pemerintah, alat kontrol dan mitra dalam melakukan dan membuat kebijakan. Semestinya kawan-kawan LSM itu dirangkul bukan dimusuhi.

Kemudian sekedar masukan pejabat jangan alergi, ketika mendapati LSM mengirimkan Surat dugaan atau surat yang mengindikasikan ada dugaan tindak pidana korupsi. Semestinya pejabat publik, merespon dengan bijak. Menerima laporan dan menjawab serta membuktikan tuduhan tersebut.

Karena fungsi LSM tadi adalah kontrol, surat itu sebagai tanda mengingatkan dan fungsi kontrol, agar lembaga pemerintah tidak salah dan membuat kecurangan. Jadi jangan alergi apalagi menuduh tidak-tidak, dengan kata-kata memeras.

Jangan langsung paranoid dan menuduh bahwa LSM itu rata-rata ingin memeras. Ini pendapat yang salah. Berarti kalau ada pejabat yang paranoid dan bertindak diluar kewajaran, patut diduga memang ada penyimpangan yang dilakukan. Tutur noperwan

Ini jaman demokrasi, semua orang bebas berekspresi dan menyampaikan pendapat, jangan juga pejabat mendeskreditkan LSM itu tidak baik, bahkan menyampaikan orang tersebut tidak baik. Ini opini menyesatkan. Saya yakin saat ini kawan-kawan LSM dikota Bandar Lampung meresa Gerah atas tudingan Oknum pejabat tersebut. Ujar Noperwan

Saran saya kepada Walikota Bandar Lampung, ganti saja pejabat yang alergi dengan LSM, apalagi besebrangan dengan LSM. Ini bisa membuat citra Walikota menjadi rusak. Apalagi kalo oknum pejabat itu, terindikasi melakukan tindak-tindakan melawan hukum. Jelas ini merugikan Walikota.

Ini contoh, Lembaga Kami belum lama, kami beraudiensi dengan beberapa pejabat kota maupun provinsi, seperti Bu Eka Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, apa ada kami LSM Memeras Beliau, kami malah shering dan memberikan masukan positif, dan kami tidak minta uang. Dengan Kadis Perkim Saudara Yustam, bisa ditanya apa kami memeras beliau dan kadis-kadis yang lain. Pungkas Noperwan

Hanya ya agak berbeda dengan teman lama saya, pak Yanwardi kadis BPPRD Kota Bandar Lampung, saya sangat prihatin beliau menuding kawan-kawan LSM memeras, dan menuduh yang tidak-tidak. Saran saja buat Kawan lama saya tersebut, lebih bijak dan lebih baik lagi, saya berahap beliau berkunjung kekantor kami, biar dia memahami tugas LSM, sambil cek legal kami. Ujar noperwan

Ketika awak media menanyakan masalah kejadian dikantor Forum, Noperwan menjawab, itulah yang saya sayangkan, mengapa mesti mengutus orang yang terindikasi mau menyebak saya dengan modus kekerasan, padahal beliau yang melakukan kekerasan. Kami ini hanya ingin menyampaikan surat kami, kenapa kami difitnah begini.

Saya prihatin, dengan sikap oknum pejabat yang menyuruh orang tersebut. Apa karena kami menolak sejumlah uang yang mereka ingin berikan, agar kami tidak melayangkan surat..kami jadi serba salah, malah dituding memeras. Ya semoga publik bisa menilai, tidak semua LSM itu tukang peras. Hanya ingin menegakkan kebenaran saja, malah kami diintimidasi dan difitnah. Tutup Noperwan.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai