ADO IKUT BICARA, MENILAI STEATMEN KADIS BPPRD KOTA BANDAR LAMPUNG TIDAK LAYAK DAN MENYAKITI PERASAAN LSM

Ketua ADO Lampung

Bandar Lampung,13 Juni 2022, Pena Media.
Pernyataan Kadis BPPRD Kota Bandar Lampung nampaknya menuai kontroversi dikalangan rekan-rekan Ormas dan LSM. Bermunculan steatmen-steatmen yang mengecam pernyataan kadis tersebut, salah satunya dari ORMAS ADO Lampung (Asosiasi Driver Online).

Dihubungi melalui Ponsel, Ketua ADO Lampung Suharto balau putra yang biasa disapa (atoba), mengatakan saya merasa terkejut, mengapa sekelas kadis bersteatmen di media seperti itu. Jelas ini menyinggung kawan-kawan ormas dan LSM. Ujar Atoba.

Apalagi dalam steatmennya ada kalimat sakarsme yang menuding LSM Pemeras dan meminta aparat Hukum menindak tegas, serta memeriksa kekesbangpol, apa urusan beliau sebagai kadis BPPRD Kota Bandar Lampung dengan kami Ormas/LSM. Saya menilai kalau kawan-kawan LSM, menyampaikan surat laporan itu hal yang lumrah. Pungkas Atoba.

Tampaknya ibu walikota harus mengevaluasi lagi kadis tersebut, ini bisa merusak citra ibu walikota. Karena kawan-kawan Ormas/LSM ini kompak, apalagi ini sudah menyinggung profesi kami, jelas kami marah dan tidak terima dengan steatmen tersebut.

Kami juga mempunyai sangkutan kepada Pihak BPPRD Kota Bandar Lampung, Saya sebagai Ketua Asosiasi Driver online sudah sejak lama memintah pihak BPPRD memberikan Keringan kepada Driver Online, berkaitan dengan Parkir. Tuntutan kami sederhana hanya digratiskan parkir di pusat-pusat keramaian, agar para pengemudi online bisa diringankan pengeluarannya.

Namun saat ini,saya juga belum mendapatkan kejelasan bagaimana sikap BPPRD Kota. Nah saran dan masukan seperti ini, juga jangan dianggap sesuatu pemerasan atau pemaksaan, tidak semua harus dianggap pemerasan atau pemaksaan, ini saran, dan wajar saya membela kawan Driver Online, karena saya adalah ketuanya. Pungkas Atoba.

Jadi fungsi Ormas/LSM bukan untuk memeras, kalau kami layangkan surat atau kasih masukan. Mungkin kadis BPPRD Kota Bandar Lampung, sudah terlalu paranoid atau memang ada borok yang sedang disembunyikan.

Jadi saran saya jangan LSM yang dipojokan, justru Pihak BPPRD Kota Bandar Lampung, mengoreksi diri dan memperbaiki diri. Jika tidak ada salah mengapa takut, rangkul Ormas/LSM, supaya bisa bersinergi. Pemerintah butuh saran dan masukan demi kemajuan,karena dampaknya kepada rakyat.

Ini mengingatkan saja kepada walikota, jika pejabat seperti ini dipertahankan akan membuat kerja-kerja Walikota terhambat. karena steatmen beliau tidak pantas sebagai pejabat publik. ini bisa merugikan citra baik walikota dan bisa menghambat kinerja pemerintah, . Tutup Atoba(Macho)

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai