
Bandar Lampung, 7 Mei 2025, Pena Media Lampung. Ketum Peduli Anak Bangsa Iswadi Meradang dengan kinerja PUPR Kota yang terkesan asal-asalan. Banjir selalu saja melanda diKota Bandar Lampung, namun sayangnya tidak dibarengi dengan keseriusan Pemerintah Kota Bandar Lampung, terutama Dinas PUPR Kota Bandar Lampung.
Terbukti dengan jebolnya pondasi dibantaran sungai mencapai panjang 28 meter, artinya kinerja Dinas PUPR Kota Bandar Lampung dipertanyakan, menurut informasi yang didapatkan Tim dilapangan anggaran penanggulangan banjir, sampai dengan 10 milyaran, artinya wajar jika kamu Ormas Peduli Anak Bangsa menduga ada praktik korupsi di penggunaan anggaran tersebut. ujar Iswadi
Iswadi juga meminta Kadis PUPR Kota bertanggung jawab atas jebolnya pondasi sungai tersebut, dan meminta Pemerintah Kota untuk serius menangani banjir, jangan sampai menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi, namun rakyat yang dirugikan.
Kami juga meminta kepada APH melakukan penyelidikan terhadap Dinas PUPR Kota Bandar Lampung,Bisa jadi dana yang digelontorkan untuk penangan banjir dikorupsi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. tutup Iswadi, (Red)

Tinggalkan komentar